ORANG JAHAT
Oleh : Wierianto Prasodjo
Orang jahat dicirikan sebagai berikut :
1. Tidak mau peduli.
2. Tidak mau berkomunikasi.
3. Tidak mau tahu kesulitan orang lain.
4. Senantiasa menyiksa dirinya dengan perbuatannya.
5. Selalu membuat rekam jejak yang tidak baik.
6. Mengalami gangguan kepribadian Dyssosial atau Psikopath.
Pada orang jahat kerjasamanya bersifat semu dan sementara oleh karena akan terjadi proses kanibal yaitu saling merugikan dan bila perlu saling membunuh.
Benturan kepentingan merupakan budaya yang dianut oleh orang jahat.
ORANG BAIK
Oleh : Wierianto Prasodjo
Budaya orang baik dicirikan :
1. Saling memberikan manfaatnya.
2. Saling bersinergi.
3. Saling menebarkan kebersamaan.
Prof. D.B. Lubis mengatakan apabila suatu masyarakat mau baik maka jumlah orang baik harus ditambah.
Orang akan menjadi baik bila melakukan Achievement Motivation Training (AMT) baik dengan instruktur maupun tanpa instruktur.
REAKSI FORMASI
Oleh : Wierianto Prasodjo
Seorang suami yang selingkuh didepan istrinya justru berbuat sangat baik dan berkali-kali menyatakan bahwa dirinya sangat cinta kepada istrinya.
Ada juga yang bereaksi sebaliknya didepan istrinya justru merendahkan dan marah-marah tanpa sebab yang cukup.
Secara Psikoanalisa sang suami merasa bersalah dan untuk menghindari hukuman sosial dari istrinya ia akan memarahi tanpa sebab yang jelas. Motivasi ini untuk meredam agar istrinya tidak menghukum dirinya. Jadi lebih baik menghukum lebih dahulu ketimbang dihukum.
TANGAN MENCENCANG BAHU MEMIKUL
Oleh : Wierianto Prasodjo
Indonesia memiliki pepatah 'Tangan mencencang bahu memikul', artinya kita harus menanggung akibat dari apa yang kita lakukan.
Sekalipun pepatah tersebut mengakui akibat perbuatan namun sangat sedikit orang yang meyakini pepatah tersebut. Akibatnya orang akan berbuat sekehendak hatinya, sepuas hatinya tanpa memperdulikan akibatnya.
Akibat akan tiba baik cepat atau lambat.
Orang yang sedang berkuasa dibuai dan dinina bobokan kekuasaan yang dimilikinya, ia berbuat sekehendak hatinya, misalnya menahan orang seenaknya saja bahkan membunuh.
Pada suatu hari akibat perbuatan tersebut tiba dan ia menangis dan tertawa sendiri.
PANDAI
Oleh : Wierianto Prasodjo
Orang yang pandai memiliki kesadaran bahwa dirinya pada suatu hari akan meninggal dunia. Ia akan melakukan perbuatan sebagai berikut :
1. Membimbing keturunannya agar menjadi orang yang berguna.
2. Menabung uang agar bisa dimanfaatkan keturunannya.
Orang yang pandai tidak larut dalam prinsip mencari kesenangan atau pleasure principle. Sebagian orang larut dalam prinsip mencari kesenangan. Kesenangan terbagi dalam bebrapa macam :
1. Kesenangan yang menyiksa orang lain, yaitu sadisme, ia senang apabila lebih
dahulu menyiksa korbannya.
2. Kesenangan apabila dirinya dapat membantu orang lain.
3. Kesenangan apabila dirinya telah bekerja dengan baik.
Orang pandai akan selalu bertindak benar, bermanfaat dan melakukan perbuatan yang baik agar rekam jejaknya sesudah mati harum.
BENTURAN KEPENTINGAN
Oleh : Wierianto Prasodjo
Carrington memiliki teori bahwa benturan kepentingan bersifat abadi. Teori ini berlaku terhadap orang yang memiliki kriteria sabagi berikut :
1. Tamak, tidak mengenal puas.
2. Bodoh, tidak mencari pengetahuan sehingga apa yang dianggap benar tetapi
salah.
3. Pelanggar peraturan, artinya mengabaikan peraturan yang sudah disepakati,
misalnya undang-undang, norma dan sebagainya.
Teori ini tidak berlaku bila orang tersebut pandai, artinya memiliki kesadaran bahwa pada suatu hari akan meninggal dunia. Teori ini tidak berlaku antara orang baik dengan orang baik.
Teori ini cepat terjadi dikelompok orang jahat artinya orang yang memiliki kegemaran merugikan. Orang yang mengidap Gangguan Kepribadian Dyssosial teori Carrington ini cepat berlakunya.
Kepribadian Dyssosial adalah orang yang mengutamakan nafsunya dan merasa dirinya benar menurut nafsunya sehingga peraturan dalam kehidupan bersama tidak diindahkan. Kalau berhutang tidak mau membayar meskipun kemampuan untuk membayar ada.
Orang yang telah melakukan Achievement Motivation Training (AMT) benturan kepentingan tidak terjadi.
Orang yang iri hati maupun benci tentu akan terjadi benturan kepentingan akibat persaingan yang tidak sehat dan tidak masuk akal.
Orang yang memiliki paham kebendaan artinya pola pikirnya berkisar di dimensi 3 maka akan cepat terjadi benturan kepentingan.
Orang yang memiliki penyakit Paranoid artinya curiganya melampaui batas yang wajar, maka akan terjadi benturan kepentingan.
Diantara orang baik dan orang jahat selalu terjadi benturan kepentingan arena pola pikir yang bertentangan dan apa yang dikerjakan bertolak belakang.
KEMAMPUAN MERABA RASAKAN
Oleh : Wierianto Prasodjo
Kemampuan meraba rasakan merupkan kemampuan yang diperoleh dari berlatih dari hari ke hari dalam kehidupan nyata. Tidak ada teori yang baku untuk melatih kemampuan meraba rasakan.
Contoh soal :
Kita melihat orang yang jatuh akibat terpeleset menginjak kulit pisang. Karena yang diinjak licin maka terjatuhlah orang tersebut, kita tertawa karena terpelantingnya orang tersebut. Kalau kita tertawa berarti kita tidak mempunyai kemampuan meraba rasakan. Kita harus mampu meraba rasakan bahwa orang jatuh menderita karena sakit. Kita akan prihatin bila melihat orang yang terpeleset jatuh.
Contoh lain :
Orang yang terpeleset ombak di pantai Parang Tritis kita akan tertawa tetapi sebenarnya orang tersebut dalam kondisi membahayakan dirinya karena dapat tergulung ombak.
Kemampuan meraba rasakan digunakan hampir seluruh lini kehidupan agar kita mampu membahasakan diri dengan lingkungan tempat kita berada. Agar kita mampu menempatkan diri dalam berbicara dengan lawan bicara kita. Lawan bicaa akan merasa tenang bila kita berhasil meraba rasakan dan memahami lawan bicara. Orang yang penting adalah orang yang sedang diajak bicara.
Apabila kita memiliki kemampuan meraba rasakan maka kita mahir memaafkan orang lain karena orang lain memiliki keterbatasan dan belum tentu berlatih Achievement Motivation Training (AMT).
Dalam dunia usaha perlu kita memiliki kemampuan meraba rasakan agar kita tidak tergelincir membuat keputusan yang salah. Dalam berumah tangga kemampuan meraba rasakan penting agar kita mampu menjalin komunikasi 2 arah. Pendidikan formal tidak melatih kemampuan meraba rasakan. Kita harus berlatih sendiri dalam kehidupan nyata.
TIDAK TERPENGARUH
Oleh : Wierianto Prasodjo
Terminologi tidak terpengaruh lebih tepat dan mengena dalam menyikapi perbedaan yang ada. Layanan prima yang kita lakukan tidak terpengaruh dengan perbedaan yang ada didunia.
Apabila kita renungkan tidak pernah ada 2 yang sama, baik dalam bangsa manapun maupun budaya apapun di dunia.
Pernyataan tidak membedakan adalah pernyataan bohong dan sangat beresiko tinggi. Pemilik pernyataan ini terbukti melakukan kejahatan.
ROH JAHAT
Oleh : Wierianto Prasodjo
Pendahuluan
Kita pada tahun 2010 melihat keruwetan di seluruh lini kehidupan, kemacetan lalu lintas dan hubungan manusia yang satu menjadi renggang dengan manusia yang lain.
Kita berpikir siapakah gerangan yang menyebabkan ini semua. Jawabannya Roh Jahat, bagaimana kerja roh jahat ?
Cara kerja roh jahat
1. Membujuk manusia untuk merasakan kenikmatan harta yang banyak, memiliki jabatan yang tinggi, menang dalam pemilihan. Roh jahat dapat membantu mendapatkan harta, kedudukan dengan syarat harus mengikuti kehendak roh jahat.
2. Roh jahat berusaha dengan keras agar menusia tidak mengikuti roh suci.
3. Roh jahat membujuk manusia untuk tidak menggunakan pikirannya.
Apakah bahagia orang yang patuh kepada roh jahat?
Memang bahagia bila mengikuti roh jahat dengan mengerjakan suruhan roh jahat tetapi kebahagiaan ini bersifat semu. Sedangkan bila kita mengikuti roh suci kebahagiaan yang kita peroleh bersifat sejati baik semasa hidup di dunia maupun hidup di akhirat nanti.
Roh jahat menyuruh apa ?
1. Menyuruh mencuri untuk mendapatkan harta yang berlimpah.
2. Menganiaya sesamanya.
3. Selalu tergesa-gesa.
4. Mengambil hak orang lain.
5. Menyuruh manusia untuk tidak patuh kepada peraturan.
Gangguan jiwa apakah yang terjadi apabila kita mengikuti perintah roh jahat?
1. Gangguan Kepribadian Dyssosial, artinya dirinya merasa benar sedangkan lingkungan yang salah. Ia merugikan sesamanya, membunuh, korupsi dan tidak malu lagi.
Penderitaan batin
Pada suatu saat orang yang patuh kepada suruhan roh jahat akan menderita secara batin maupun lahir. Ia merasa tidak berguna lagi dan rasa sedihnya tidak dapat ditolong lagi.
SIFAT MANUSIA
Oleh : Wierianto Prasodjo
Pendahuluan
Kita sering dibuat kesal dan marah berkenaan sifat manusia. Setiap manusia mempunyai sifat tidak peduli apakah sifatnya buruk atau baik. Para pakar menyelidiki sifat manusia dan ada yang berpendapat bahwa sifat manusia tidak dapat berubah dan dibawa sampai mati, namun ada juga yang berpendapat bahwa sifat manusia dapat berubah. Kita tentu tertarik untuk membicarakan masalah sifat manusia oleh karena kita sabagai manusia memiliki kepentingan terhadap sifat-sifat yang telah kita miliki.
Asal muasal sifat
Psikiatri menjelaskan bahwa sifat manusia dibentuk oleh kombinasi antara Organobiologik, Psikoedukatif dan sosiokultural.
Organobiologik
Seseorang yang memiliki tubuh yang tidak cacat tentu berbeda sikap dengan manusia yang memiliki tubuh cacat. Manusia yang memiliki paras yang cantik tentu berbeda dengan manusia yang tidak memiliki paras yang cantik. Bahkan manusia yang mengidap penyakit kronis berbeda dengan manusia yang sehat. Psikososialstressor yang dialami manusia berkenaan dengan organobiologik sudah pasti berbeda satu dengan lainnya. Godaan bagi wanita cantik akan berbeda dengan godaan yang diterima oleh wanita yang tidak cantik.
Sekarang tinggal bagaimana menyikapi organobiologik yang telah kita terima sejak awal kehidupan. Etnis sendiri membawa pengaruh dalam kehidupan pemilik etnis tersebut. Pendek kata tidak ada yang bebas dari kesulitan berkenaan dengan organobiologik yang telah kita terima sejak awal kehidupan dimuka bumi.
Psikoedukatif
Banyak orang telah menerima Psikoedukatif dari sumber-sumber yang ada, seperti orang tua yang tekun mengasuh anaknya sambil menanamkan sifat-sifat yang harus diikuti. Guru disekolah telah memberikan nasehat-nasehat untuk berdisiplin dan tidak curang dalam menuntut ilmu pengetahuan di dunia pendidikan. Cerita-cerita seperti Malinkundang yang menceritakan bahwa anak yang tidak mau mengakui ibunya sendiri tatkala anak ini telah menjadi orang besar, kaya dan memiliki jabatan tinggi.
Anak tersebut berubah menjadi patung batu karena ibunya kecewa dan do'anya dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Cerita ini menceritakan kepada kita sekalian bahwa sabagai anak harus mau menyantuni orang tua dan menjaga dengan baik. Barangkali membawa hikmah tersendiri apa yang tidak mau kita akui.
Cerita Dewi Sinta yang melanggar peraturan sehingga jatuh ke tangan Rahwana, memberikan pesan bahwa kita harus mematuhi peraturan. Peraturan harus kita patuhi agar terbina masyarakat yang adil dan makmur.
Dasar negara kita memberikan arahan bahwa kita harus menjalankan Perikemanusiaan yang adil dan beradab, tentu ini merupakan pesan yang akan membawa kita kepada perdamaian dan persatuan oleh karena kita menerima dan memperlakukan manusia lain sebagaimana mestinya. Dimanusiakan merupakan pesan yang baik sehingga tidak ada orang yang merasa dirugikan dan direndahkan.
Sebenarnya sudah banyak pesan-pesan Psikoedukatif dalam masyarakat sehingga terbentuklah peradaban yang sehat dan baik.
Tentu penerimaan pesan-pesan yang baik belum tentu menarik perhatian bagi yang menerimanya. Terdapat golongan-golongan manusia berkenaan Psikoedukatif.
1. Golongan manusia yang tidak peduli dengan Psikoedukatif dan ia hanya patuh terhadap nafsunya sendiri yang senantiasa memberikan arahan yang buruk. Manusia ini akhirnya tidak dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk sehingga tindakannya merugikan dirinya, merugikan orang lain dan merusak perdamaian.
2. Golongan manusia yang menyukai Psikoedukatif dan terdorong untuk melaksanakan Psikoedukatif dalam kehidupannya sehari-hari. Manusia seperti ini dapat diterima dan ditolak tergantung standard moral dari lingkungannya.
3. Golongan manusia yang memiliki sikap dan anggapan bahwa Psikoedukatif merupakan beban dan akibatnya seharusnya memperoleh uang tetapi karena mengikuti Psikoedukstif akhirnya tidak memperoleh uang.
Sebagai contoh :
Ada orang yang jatuh uangnya terdiri dari lembaran Rp. 50.000 dalam jumlah yang cukup banyak ketika mau mengisi bensin di SPBU. Apabila kita diamkan dan ia berlalu dengan mobilnya maka uang tersebut dapat kita miliki. Tetapi bila kita beritahukan bahwa uangnya terjatuh maka kita tidak dapat mengambil uang tersebut. Apabila kita memberitahukan orang tersebut bahwa uangnya jatuh sesuai dengan Psikoedukatif maka kita tidak dapat mengambil uang tersebut. Cerita ini jelas bahwa Psikoedukatif menyebabkan kita tidak memperoleh uang. Kita bangga apabila kita menjalankan Psikoedukatif meskipun kesempatan mengambil uang menjadi hilang.
4. Golongan manusia yang berpendapat bahwa Psikoedukatif akan berpengaruh terhadap tindakan yang kita ambil. Seluruh perbuatan yang kita lakukan akan menjadi rekam jejak dan menjadi sejarah hidup kita. Ada yang menganggap rekam jejak lebih penting ketimbang kesehatan oleh karena rekam jejak akan menjaga nama baik dan mudah dipercayai oleh orang yang berkomunikasi dengan diri kita.
Psikoedukatif dapat diambil dari Al Qur'an yang sarat dengan nilai-nilai yang menyelamatkan diri kita baik semasa hidup didunia maupun ketika berada di akhirat kelak dikemudian hari.
Sosiokultural
Seorang anak belajar budaya sejak kecil dan amat tergantung dari nilai-nilai yang dipertahankan oleh keluarga dimana anak tersebut berada. Jelasnya keluarga merupakan persemaian budaya. Tradisi dan budaya yang mengakar di lingkungan sangat berpengaruh terhadap sikap kita. Kita telah bertindak benar namun karena lingkungan tidak sesuai maka kita akan dibicarakan dan dikucilkan.
Ada yang berpendapat bahwa kebenaran tidak disukai karena bersifat menjerat sehingga kita akan terperangkap dalam jerat hukum. Budaya kebendaan atau materialisme sanagt kuat akhir-akhir ini ditambah dengan sekularisme, pluralisme, liberalisme.
Dengan demikian kita merupakan ajang perebutan antara budaya yang ada disekitar kita, tinggal kita sendiri harus menentukan sikap dan mengembangkan budaya kebenaran.
Apakah sifat dapat berubah ?
Pandangan pesimistis seperti seekor srigala dapat berganti bulu tetapi tidak pernah berhasil berganti sifat, pandangan ini menganggap bahwa sifat manusia tidak dapat berubah. Kita harus menyadari bahwa sifat hewan tidak mungkin berubah tidak seperti manusia yang bersifat dinamis.
Pandangan seperti seekor macan tutul tidak mungkin menhilangkan tutul-tutul di kulitnya, ini merupakan pandangan bahwa sifat tidak dapat berubah.
Pandangan seperti seekor zebra tidak mungkin menghilangkan garis-garis di kulitnya merupakan pandangan bahwa sifat menusia tidak dapat berubah.
Manusia seperti halnya dengan barang ada yang berkualitas tinggi dan ada yang berkualitas rendah. Paham bahwa kayu jati tidak dapat berubah manjadi kayu kamper menunjukkan bahwa sifat manusia tidak dapat berubah dan menjadi ciri kualitas manusia yang bersangkutan.
Pandangan yang menganut bahwa sifat manusia dapat berubah
Apabila kita menuangkan susu kedalam gelas yang berisi kopi maka lambat laun warna kopi akan berubah menjadi tidak hitam lagi tetapi makin lama makin berkurang warna hitamnya.
Pendapat ini dapat dibenarkan yaitu apabila pikiran manusia yang semula buruk apabila terus menerus memikirkan yang baik tentu lama-lama akan berubah. Tentu tinggal kita sendiri mau atau tidak menyisipkan pikiran yang baik kedalam alam pikiran kita. Tentu saja memerlukan waktu dan kita sendiri harus sadar. Pikiran yang baik harus segera dilaksanakan dalam kehidupan yang nyata dan apabila ini tidak dikerjakan maka pikiran yang baik akan hilang dan musnah tidak berbekas.
AMT (Achievement Motivation Training) dapat merubah sifat manusia dengan cara berlatih secara terus menerus baik dengan instruktur maupun tanpa instruktur. Dihidupkan motivasi untuk merubah sifat dan harus percaya pada suatu hari akan tercapai cita-cita untuk memiliki sifat yang luhur. Caranya setiap hari melakukan perbuatan yang sederhana dan baik sampai kita menjadi mahir dengan perbuatan yang baik tersebut. Contoh soal kita membiasakan memberikan salam dan mendoakan setiap kita bertemu dengan sesamanya, lama-lama sifat dengki dan benci akan hilang dan digantikan sifat yang mau membantu sesamanya.
Kepribadian
Kepribadian merupakan kumpulan sifat. Apabila kumpulan sifat yang baik maka kepribadian menjadi sehat, sebaliknya apabila kepribadian terdiri dari kumpulan sifat-sifat yang buruk maka kepribadian menjadi terganggu. Kepribadian merupakan cara menyikapi suasana, godaan, rangsangan luar, rasa tidak senang, tidak puas, dengki, iri hati berkenaan hidup di masyarakat.
Penutup
Demikianlah paparan tentang sifat manusia, selama hayat masih di kandung badan kita memiliki kesempatan untuk memperoleh sifat utama dengan akibat kita menjadi orang yang berguna.
Hambatan datang apabila kita mengikuti paham materialisme, kita menjadi tamak, melanggar peraturan, bodoh karena tidak mengetahui adanya kehidupan akhirat.
KEADAAN MANUSIA YANG SUDAH MENINGGAL DUNIA
Oleh : Wierianto Prasodjo
Pendahuluan
Sungguh bersyukur kita memperoleh kesempatan mempelajari Al Qur'an karena kita yang masih hidup pada tahun 2010 dapat mengetahui keluh kesah orang yang sudah meninggal.
Permintaan orang yang sudah meninggal
Orang yang sudah meninggal meminta kepada Alloh SWT untuk dihidupkan kembali namun permintaan ini ditolak.
Apa gunanya hidup kembali ? Orang yang sudah meninggal ingin hidup kembali karena ingin melakukan amal soleh.
Bahasan
Kita akhirnya mengetahui bahwa yang diperlukan di Alam Barzah adalah amal soleh yang dilakukan semasa hidup. uang, serta kedudukan, keturunan ningrat tidak diperlukan untuk kehidupan sesudah meninggal dunia.
Pada umumnya orang yang masih hidup menjalankan prinsip mencari kesenangan atau Pleasure Principle. Hal-hal yang tidak menyenangkan dijauhi dan apabila perlu ditolak. Orang enggan tidak enak karena perjuangan selalu berat dan membutuhkan ketekunan dan ketabahan hati.
Apabila kita mengetahui kebutuhan orang yang sudah meninggal maka kita yang masih hidup ini mempersiapkan diri untuk menghadapi kehidupan di akhirat yaitu dengan melakukan amal soleh setiap ada kesempatan.
Kesalehan dapat dilakukan dengan cara yang sederhana dan tehnis pelaksanaan dapat didiskusikan bersama.
Penutup
Apa yang dikejar-kejar manusia terbukti tidak ada gunanya untuk kehidupan di akhirat. Uang, jabatan, kedudukan, kekuasaan tidak berguna untuk kehidupan akhirat. Orang pandai adalah orang yang memiliki kesadaran akan hidup di akhirat dengan cara memperbanyak amal soleh.
NASEHAT LUQMAN
Oleh : Wierianto Prasodjo
Pendahuluan
Luqman sudah pasti disukai Alloh SWT berkenaan dengan adanya Surat Luqman dalam Al Qur'an. Luqman berasal dari Ethiophia merupakan hamba Habsyi. Pekerjaan Luqman adalah tukang kayu.
Pendapat Luqman tentang Hati dan Lisan
1. Bahwa tidak ada sesuatu yang lebih baik bila Hati dan Lisan baik.
2. Bahwa tidak ada sesuatu yang lebih buruk bila Hati dan Lisan buruk.
Untuk memperoleh ridho Alloh SWT, Luqman memberikan nasehat sebagai berikut :
1.1 Aku tahan pandanganku
1.2 Aku jaga lisanku
1.3 Aku pelihara makananku
1.4 Aku berkata dengan jujur
1.5 Aku tunaikan janjiku
1.6 Aku hormati tamuku
1.7 Aku perhatikan tetanggaku
1.8 Aku tinggalkan yang tidak penting bagiku
Bahasan
Kita yang hidup tahun 2010 menganalisa nasehat Luqman sebagai berikut :
- Dunia dengan segala isinya merupakan pakar Hypnotis di dunia sehingga orang yang tidak menjaga pandangannya akan terpengaruh dengan akibat apa saja ingin dikuasai dan dimiliki.
Keinginan ini merupakan keinginan nafsu yang tidak pernah memperdulikan akibat perbuatan.
- Aku jaga lisanku
Secara lisan kita akan mudah memberikan keterangan yang tidak benar, melalui lisan kita membujuk orang lain, melalui lisan kita memberikan janji-janji yang muluk-muluk padahal sulit untuk mewujudkannya.
- Makanan perlu dijaga selain gizinya seimbang harus diperoleh dengan cara yang halal.
- Tentang jujur
Sebaiknya jujur dengan dirinya sendiri, sehingga kita tidak perlu malu mempunyai keterbatasan. Kita tentu berusaha dengan keras agar semakin lama kondisi kita kita semakin baik. Jujur diperlukan untuk melihat kondisi kita sendiri dan tidak perlu membandingkan dengan kondisi orang lain.
- Tentang janjiku
Apabila kita tidak mau menepati janji maka orang sulit untuk percaya dengan diri kita sehingga rekam jejak menjadi buruk.
- Menghormati tamu
Tamu sebagai ciptaan milik Alloh perlu diperhatikan dan dihormati sebagaimana mestinya. Keselamatan tamu dan kesejahteraan tamu perlu diperhatikan.
- Memperhatikan tetangga
Kita perlu memperhatikan tetangga agar sejahtera
- Meninggalkan hal-hal yang tidak penting
Kita perlu menatalaksanai waktu kita sehingga apa yang tidak penting ditinggalkan agar pekerjaan dan konsentrasi kita tidak terbengkalai
Penutup
Nasehat Luqman tentu berasal dari bersyukur kepada Alloh SWT.
TONGKAT NABI MUSA AS.
Oleh : Wierianto Prasodjo
Pendahuluan
Apabila kita melihat tongkat Nabi Musa AS maka kita akan memiliki kesan sebagai berikut :
1. Tongkat Nabi Musa AS bentuknya sederhana
2. Tidak lapuk dimakan usia
3. Pernah berubah menjadi ular
Bahasan
Kita yang hidup tahun 2010 perlu membayangkan apabila kita dikejar musuh dibelakang sedangkan didepan terbentang lautan, bagaimanakah kira-kira perasaan kita ? Kita hanya diberikan tongkat terbuat dari kayu dan bentuknya amat sederhana.
Kita tentu sulit mencari penyelesaiannya. Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali persoalan yang sulit penyelesaiannya.
Pertolongan Aloh SWT.
Nabi Musa AS menyentuhkan tongkatnya tersebut ke tanah dan laut terbelah sehingga rombongan Nabi Musa AS dapat melewati lautan. Sekarang tiba giliran Firaun ia sampai ditengah-tengah laut dan ia ditenggelamkan. Firaun tidak memperoleh pertolongan Alloh SWT. Firaun akhirnya beriman kepada ALloh SWT tetapi ditolak.
Bahasan
Sebagai manusia kita akan menerima pertolongan Alloh SWT tetapi dengan syarat :
1. Tidak meninggalkan Al Qur'an
2. Taqwa
Orang yang bertaqwa akan dibukakan penyelesaian dan kebanyakan manusia tidak beriman dan bertaqwa.
Penutup
Sebagai manusia sebenarnya kita tidak mempunyai daya hanya fenomena ini ada yang sadar dan ada yang tidak menyadarinya.
Berjuang untuk patuh merupakan alternative yang terbaik ketimbang terpengaruh dengan hawa nafsu.

|