mental
mental health and mental training
News and Eventsunited nationsPeran Kesehatan MentalContact UsWelcomeNews and EventsMerekrut KaryawanMalu dan MasalahnyaTopeng KepribadianTumbuh Kembang AnakProklamasiNews and EventsIBADAH PUASAGANGGUAN JIWAPembangunan Kesehatan JiwaMekanisme & Fenomena KerjaAchievement Motivation Training (AMT)News and EventsALBERT EINSTEINMakalah 1Makalah 2Makalah 3Image GalleryMakalah 4News and EventsMAKALAH 5MAKALAH 6FeedbackContact UsImage GalleryWelcomeNews and EventsServicesAboutFeedbackContact UsImage GalleryWelcomeNews and EventsServicesAboutFeedbackContact Us
Makalah 2

MENULIS

Dr Sukardi Sp KJ Berkata : " Kita diberi nama oleh Ibu kita, kemudian oleh Tuhan diberi Alfabeth, lalu kita dapat menulis".

Dr Ibin Kutibin Tadjudin Sp KJ berkata : " Kita mengambil pinsil dan kertas kemudian kita duduk dan kita akan mulai timbul inspirasi untuk menulis".

Prof Gunawan berkata : "Bicara lebih mudah dari pada menulis, Saya pernah tidak dapat menulis".

Prof D.B Lubis Sp KJ berkata : "Sebenarnya menulis mudah tetapi orang tidak tahu apa yang harus ditulis".

Alchia Madya, Sarjana Kedokteran berkata : "Saya tidak mau menulis  oleh karena tidak dapat menguasai penyebaran dari apa yang Saya tulis. Saya tidak mau tulisan Saya sampai
                                                                         sampai kepada orang yang tidak berhak menerimanya".

Prof Goenawan A. Wardana, SE, MBA, Ph D berkata : "Menulis lebih sulit ketimbang bicara, Saya pernah tidak dapat menulis".
Selanjutnya ia berkata UI jangan dibaca sebagai You and I tetapi lebih baik dibaca We.
Bahasan : Semangat kekitaan yang ingin disampaikan guru besar ini.

Prof Dr Sujudi berkata : "Sebutan High Class sebenarnya tidak ada karena kumannya sama saja". Yang berbeda tentu bayarannya antara High Class dan yang biasa.

Prof D.B Lubis Sp KJ berkata :"Dalam hal mencuri sebanarnya orang yang berhasil mencuri hanya memperoleh uangnya saja tetapi nama baiknya akan dibicarakan orang banyak".

Prof Kusumanto Setyonegoro Sp KJ bertanya :"Dr Wier berapa gajimu sekarang ?" Dr Wier menjawab :"2 juta Prof".
Aneh bin nyata orang-orang yang ada di ruangan berkata dengan keras : "Korupsi kalau begitu". Dengan tangkas Prof Kusumanto Setyonegoro menjawab : "Ia orang yang beradab,
ia harus meningkatkan ketrampilan dan pengetahuannya untuk dapat hidup".
Bahasan : Prof Kusumanto Setyonegoro menengarai orang yang mencuri sebagai orang tidak beradab.

Prof Edith Humris Pleyte Sp KJ berkata : "Kebetulan tidak ada, semua ada determinantnya atau penentunya".

Pernah suatu hari seorang penulis menulis karangan oleh karena ia tidak puas dengan hasil tulisannya maka ia membuang tulisan tersebut kedalam keranjang sampah. Oleh seseorang
tulisan tersebut diterbitkan dan buku tersebut menjadi best seller.


BODOH

Prof Slamet Imam Sontoso berkata : " Orang yang bodoh mau tidak mau akan ditipu oleh orang yang lebih pandai".
 
MENCONTOH


Pada waktu anak kita melakukan pekerjaan mencontoh, orang yang dicontoh disebut Tokoh Identifikasi.
Jadi kalau tidak ada ornag yang baik yang patut dicontoh maka anak-anak tersebut tidak dapat meniru  yang baik. Bisa dimaklumi anak-anak tersebut sesudah besar menjadi koruptor.

 

 


MOMENTUM KEBANGKITAN "NAGA PRIBUMI"

Oleh : Daniel Johan (Imigran Indonesia di USA)

Pramudya Ananta Toer yang menyatakan keseluruhan tindakan dan kebijaksanaan rasialisasi di Indonesia berakar dari pemalsuan terhadap bentuk dan isi peristiwa-peristiwa sosial
oleh oknum-oknum tertentu dengan tujuan agar Hoa Kiaw lenyap dari Indonesia, tidak menjadi penduduk di negeri manapun atau minimal menjadi tempat menyeka kaki.
Suku yang mengenali 12 shio ini selama 3 generasi merasakan pahit dan sakitnya didiskriminasi dan dipinggirkan dari arena kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebab, secara sistematis
suku ini dilokalisasi di bidang bisnis dan pedagangan sehingga secara pelan namun pasti, suku Tionghoa di Indonesia kehilangan tulang punggung sosial politiknya.
Dengan demikian orang-orang Tionghoa dari zaman Belanda hingga zaman pemerintahan RI tetap berada dalam "jangkauan meriam penguasa" dan setiap saat dengan mudah dikorbankan
ketika tidak lagi menguntungkan penguasa.

Tanpa tulang punggung sosial politik untuk orang Tionghoa 12 shio akan tereduksi menjadi 5 shio yaitu :
1. 'Kelinci Percobaan' bagi kerumitan Birokrasi
2. 'Kambing Hitam' bila  terjadi krisis
3. 'Sapi Perah' dimasa aman
4. 'Kuda Tunggangan' menjelang pemilu, dan
5. 'Ayam Potong'  kalau keadaan sudah genting.

Catatan : Naskah lengkap ada di Majalah Media Indonesia dan bagian penting dikutip dalam makalah ini.



 


KELAKUAN PENGUASA


1.  RAJA ASOKA

Raja Asoka memiliki kegemaran menyiksa orang. Pada suatu hari Raja Asoka menyiksa orang dengan cara memasukkan kedalam air mendidih.
Pada wakti itu terjadi keajaiban, orang yang dimasak hidup-hidup tidak mati, kemudian Raja Asoka membebaskan orang tersebut.

2.  FIRAUN
Firaun menganggap dirinya dapat menghidupkan dan mematikan orang. Caranya adalah ia mengeluarkan orang dari tahanan dan kemudian dilepaskan hidup. Hal ini dianggapnya
mampu menghidupkan orang.
Sebaliknya orang dikeluarkan dari tahanan kemudian dibunuh dan ini dianggapnya dapat mematikan orang.

3.  KAISAR NERO
Kaisar Nero sesudah memiliki harta benda yang banyak dan kekuasaan, kemudian Kaisar Nero menyuruh membakar kota Roma, kemudian Kaisar Nero bernyanyi sambil memetik gitar.

4.  JENDERAL TZUN TSU
Pada waktu Kaisar mengalami kesulitan mendisiplinkan para isterinya yang banyak, Kaisar mengundang Jenderal Tzun Tsu untuk mendisiplinkan para isteri Kaisar.
Jenderal Tzun Tsu memilih 3 orang isteri Kaisar yang cantik kemudian dipenggalnya kepala 3 orang isteri Kaisar tersebut dihadapan para isteri Kaisar yang lain. Semenjak kejadian ini
para isteri Kaisar menjadi patuh pada peraturan dan menjadi disiplin.

5.  PANGLIMA PERANG SIE ENG LIONG
Dalam ketentaraan Tiongkok, dahulu seorang Panglima Perang disebut Tai Ciang. Panglima Perang Sie Eng Liong memberikan nasehat :
- Jangan tinggalkan Allah
- Jangan tinggalkan Bathin


6.  KAISAR PERANCIS
Meskipun Jean Of Arc berjasa dalam dalam peperangan namun ia dituduh melakukan sihir kemudian Jean Of Arc ditangkap dan dibakar hidup-hidup.

7.  KAISAR ROMA
Memelihara orang yang dilatih untuk berkelahi. Orang ini disebut Gladiator. Para Gladiator ini harus berkelahi sampai mati dihadapan Kaisar Roma.


 


BERPASANG PASANGAN
Secara empiris dalam dunia terdapat fenomena berpasang-pasangan artinya :
1.  Terdapat laki dan perempuan
2.  Terdapat cantik dan jelek
3.  Terdapat pandai dan bodoh
4.  Terdapat kuat dan lemah
5.  Terdapat berguna dan tidak berguna
6.  Terdapat kaya harta dan miskin harta
7.  Terdapat bijaksana dan kejam
8.  Terdapat penjajah dan orang yang dijajah
9.  Terdapat penguasa dan yang dikuasai
10.Terdapat tinggi dan rendah
11.Terdapat panas dan dingin


KEWAJIBAN HIDUP
Untuk melakukan komunikasi antara manusia
Untuk memberikan AMT kepada orang lain
Untuk memintarkan orang lain
Untuk memberikan informasi yang bermanfaat kepada orang lain
Untuk memberikan edukasi kepada orang lain yang memintanya.



 


TAMPILAN ORANG PANDAI
Oleh : Wierianto Prasodjo

Orang pandai menampilkan dirinya seperti orang bodoh dan tidak punya apa-apa. Dengan demikian masyarakat akan terkecoh oleh tampilan orang pandai. Oleh karena orang pandai
sudah melepaskan dirinya dari keterikatannya kepada dunia dan kepada apa-apa yang dapat dilihat. Keinginan orang pandai adalah melakukaN Mission Sacre.
Prof Suryanto Puspowardoyo berkata : Sebaiknya melestarikan  apa-apa yang ada. Membuat kerusakan bukan langkah orang pandai.
Salah satu ciri orang pandai tidak terikat dengan nafsunya dan tidak mau ditipu oleh nafsunya sendiri.
Orang pandai menyadari bahwa dirinya hidup dalam alam semesta yang tidak ada batasnya dan dirinya sendiri mengetahui bahwa dalam dirinya terdapat alam pikiran, alam perasaan,
alam perbuatan yang tidak ada batasnya.
Orang pandai menyadari bahwa dirinya bertugas sebagai pelayan kemanusiaan, selalu berusaha memintarkan sesamanya.
Orang pandai tahu akan ketidakmampuannya, dan selalu berlatih untuk menjadi sempurna.
Sempurna memang tidak ada batasnya sehingga tidak jenuh dan tidak membosankan.
Apa-apa yang berbentuk bersifat tidak memuaskan.



 


MISSION SACRE
Oleh : Wierianto Prasodjo

Prof Suryanto Pupowardoyo menganjurkan agar melakukan Mission Sacre dalam kehidupan. Lalu apa bentuknya Mission Sacre itu ? Antara lain menyumbangkan ilmu pengetahuan kepada
masyarakat agar masyarakat terbebas dari gejala Katak dalam tempurung.
Lebih penting lagi agar masyarakat tidak mengalami suatu keyakinan yang salah tetapi diyakini sebagai suatu kebenaran.

Katak Dalam Tempurung
Katak dalam tempurung memberikan gejala sebagai berikut :
1.  Wawasan pandang sangat terbatas.
2.  Pengalaman tidak dikelola secara benar dengan akibat siempunya pengalaman tidak menerima ilmu pengetahuan dari pengalamannya.
3.  Mudah terjebak dalam autistic thinking.
4.  Cara mengambil langkah tindakan sangat tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Cara membebaskan fenomena Katak dalam tempurung :
1.  Belajar berfikir filosofis
2.  Gemar berdiskusi
3.  Gemar mendengar orang yang berbicara dalam forum apa saja.
Sulit dalam berunding karena sulit menerima masukan.



 


AUTISTIC THINKING
Oleh : Wierianto Prasodjo

Berfikir autistic merupakan cara berfikir dengan logika yang hanya diketahui oleh pengidap autistic thinking.
Contoh sederhana :
1. Seorang dokter dianggapnya bodoh. Ada yang lebih dahsyat lagi sambil menunjuk kearah kepalanya dan berkata : "Dokter kok tidak punya otak".
Umumnya orang yang mengidap autistic thinking dipengaruhi oleh :
1.  Banyaknya uang akibat usahanya maju sehingga berfikir 1 arah saja.
2.  Kekuasaan yang membuai dirinya.

Menempurungkan orang
Seseorang dari Partai Demokrat yang sekarang anggota MPR/DPR RI beranggapan bahwa orang yang menjadi direktur Rumah Sakit Jiwa takut kalau dikalahkan oleh dokter
yang tidak menjabat sebagai direktur.
Cara-cara dalam empiris seperti :
1.  Mendiamkan orang, tidak mau mengajak bicara.
2.  Kalau diajak bicara terus berjalan dan kalau dipaksakan diikuti dalam ruangan kamarnya justru mengeluarkan kata-kata makian.
3.  Tidak mau mengucapkan terima kasih walaupun menerima hadiah.
Pada dasarnya untuk melemahkan mental korbannya.




 


MARAH
Oleh : Wierianto Prasodjo

Fatah E.S. memberikan penjelasan tentang Marah sebagai berikut :
Kemarahan adalah luapan emosional spontan yang tidak memiliki target, agenda dan platform. Kemarahan adalah suatu yang ad hoc, tidak berdimensi jangka panjang apalagi
permanen. Kemarahan kerap kali tidak banyak berarti dan tidak banyak mempengaruhi perkembangan lingkungan masyarakat.

Prof Kusumanto Setyonegoro memberikan komentar tentang Marah sebagai berikut :
Tidak pernah ada orang yang takut, segan dengan orang yang marah, Saya  tidak pernah marah, berkata keras memang pernah saya lakukan.
Dr M. Bharja Sp KJ memberikan komentar tentang Marah sebagai berikut :
Terlalu banyak persoalan yang menyebabkan kita marah, jadi kalau kita memilih marah  maka kita akan marah terus menerus. Sambil menunjuk kecerobohan perawat,
 ini saja dapat menyebabkan kita marah.

Psikodinamika Marah
Apabila kita mempelajari Psikodinamika marah maka kit akan mendapati bahwa marah berasal dari menolak, dan tentu saja disertai dengan rasa kebencian.
Kondisi marah menyebabkan kita tidak waspada sehingga keputusan yang diambil saat marah pasti salah, demikian kata Setiawan P. seorang Psikolog.
Kemarahan mempunyai potensi untuk menghancurkan dan minimal keluar kata-kata yang tidak enak didengarkan. Karena saat marah kita sering mendengar jenis-jenis hewan.
Pada saat kemarahan mereda umumnya timbul rasa sesalnya, namun terlambat karena kata-kata yang telah dikeluarkan  sudah terlanjur diproduksi dan tidak dapat diralat lagi.
Sesudah selesai marah sebaiknya kita susuli dengan perbuatan yang bermanfaat, berguna dan amal yang baik akan melerai rasa marah dikemudian hari apabila situasi  yang
tidak disukai datang lagi.

Sublimasi Rasa Marah
Tidak selamanya marah disalurkan dengan cara-cara yang bersifat merusak, kata-kata yang menusuk dan merendahkan. Tetapi marah dapat disublimasi artinya merubah
bentuk marah menjadi produk yang bermanfaat.
Ketika dikritik tidak punya otak atau otaknya paling mahal karena tidak pernah dipakai, kita dapat membuat makalah yang berguna dan bermanfaat kepada orang banyak.
Apabila kita menjadi korban kemarahan orang lain maka kita tidak akan melakukan kecerobohan tersebut kepada sesamanya. Sesuatu yang luhur terjadi apabila orang menjadi
korban marah, ia tidak akan meneruskan rasa marah dan segala dampaknya kepada sesamanya dengan tujuan agar sesamanya jangan menderita.

Seluk Beluk Marah
Manusia menjadi marah karena Ego Catexisnya diganggu artinya apabila ketergantungan Ego terhadap sesuatu diganggu. Misalnya sumber penghasilan diganggu maka orang akan marah.

Fisiologis Marah
Cortisol akan  dikeluarkan kedalam darah saat kita marah dan ini akan menyebabkan Hypertensi. Bahkan dalam menahan marah orang akan jatuh kedalam Depresi. Orang yang mempunyai
paham Perfeksionis  artinya menghendaki segala sesuatunya sempurna akan menjadi marah apabila apa yang terjadi tidak sesuai dengan harapannya maka otomatis Cortisol akan keluar
kedalam darah.

Peranan Achievement Motivation Training
Dengan melakukan AMT secara teratur maka rasa marah akan diarahkan ke tingkat yang lebih luhur. Lama kelamaan akan menjadi orang yang memiliki budi pekerti yang luhur.

Penutup
Persoalan marah ini memang perlu kita pelajari supaya kita tidak mengidap Hypertensi justru karena mutu Sunber Daya Manusia belum baik.



 

SYSTEM PREMAN
Oleh : Wierianto Prasodjo

Sebenarnya system preman merupakan pengejawantahan gangguan kepribadian Dyssosial. Dahulu disebut sebagai Psikopat kemudian diganti dengan Sosiopat. Berganti nama tidak
perlu yang jelas kita dibuat repot oleh system preman.

Ciri-ciri system preman :
1.  Menafikan makna manusia
2.  Kehendak dan kata-katanya merupakan hukum yang dipaksakan untuk ditaati oleh orang lain.
3.  Tidak mampu melafaskan terima kasih.
4.  Semakin dituruti kehendaknya semakin menafikan, merendahkan, tidak menghormati orang yang telah memasok kebutuhannya.
5.  Tidak mempunyai perasaan malu.
6.  Harga dirinya dibina melalui langkah yang seenaknya, tidak sopan.
7.  Tidak mampu menyelami orang lain.
8.  Tidak mau memberikan kesempatan kepada orang lain untuk menyeberang sekalipun kita sudah berada di Zebra cross.
9.  Tidak merasa nyaman dengan peraturan.
10. Budaya menghormati dikesampingkan.

Obat yang tepat adalah : AMT secara teratur dan seksama.



 


GAYA HIDUP

Prof DR Dr Sidartawan Soegondo Sp PD - KEMD, Face, Internist Endocrinologist menjelaskan perihal gaya hidup :
1.  Orang sudah enggan untuk berjalan kaki, jauh sedikit sudah naik ojek, tidak mau bersusah payah.
2.  Khusus untuk penderita Diabetes Mellitus diajurkan untuk berjalan kaki selama 30 menit sebaiknya setiap hai.

Dr Siti Anisa Nuhoni Spesialis Rehabilitasi Medik berpendapat : Dengan mengayuh sepeda maka otot betis, paru-paru dan jantung dapat
memperoleh manfaat.



TINDAKAN


Dalam memilih tindakan sebaiknya kita memilih tindakan yang telah kita mengerti apa manfaat dan kesulitan dari tindakan yang akan
kita lakukan.
Melakukan tindakan berdasarkan ikut-ikutan merupakan langkah yang tidak bijaksana karena kita tidak memiliki pengetahuan  akan
tindakan yang kita lakukan.
Tradisi adalah tindakan yang selalu diulang-ulang setiap kali jadi merupakan suatu ritus. Belum tentu pengikut tradisi mengerti akan
apa yang dilakukan. Kalau tidak mau ikut maka akan dikenakan suatu hukuman sosial atau akan dikucilkan dalam masyarakat tradisional.



MENGAKHIRI PENDERITAAN

Pada umumnya orang mengakhiri penderitaannya dengan jalan bunuh diri. Gautama S. mempunyai rumus untuk mengakhiri penderitaan
sebagai berikut :
1.  Pengertian yang benar (Right Understanding)
2.  Berfikir yang benar (Right Thought)
3.  Berbicara yang benar (Right Speech)
4.  Bertindak yang benar (Right Dodily Action)
5.  Hidup yang benar (Right Livelihood)
6.  Berusaha yang benar (Right Effort)
7.  Perhatian yang benar (Right Mindfulness)
8.  Konsentrasi yang benar(Right Concentration)

Ket :
1 dan 2 = Wisdom = Bijaksana
3,4 dan 5 = Moralitas
6,7 dan 8 = Konsentrasi

Beberapa pendapat tentang kebenaran :
1. Bersifat pahit
2. Bersifat menjerat

Dekan FKUI mengatakan bahwa dokter yang tidak mau mengikuti peraturan sebagai melawan kebenaran (Against the truth).
Prof Suryanto Puspowardoyo mengatakan bahwa filsafat mencari kebenaran.
Prof Mardiono Marsetio mengatakan bahwa orang yang tidak mau mengikuti kebenaran sebagai Atheis.



 


BELAJAR
Oleh :Wierianto Prasodjo

Dalam Ilmu Kedokteran jiwa belajar merupakan suatu proses, artinya seseorang tidak mungkin memahami, menguasai, terampil melaksanakan
apa yang dibelajari seketika. Jadi memerlukan waktu. Cepat atau lambatnya proses belajar tergantung dari ketekunan, kemauan, motivasi
yang bersangkutan. Belajar merupakan suatu proses yan terus menerus sepanjang masih ada kesempatan yang baik. Tempat belajar bisa
dimana saja, misalnya membaca dalam bus, membaca ketika menunggu, membaca apa saja.

Dr Winaktu Sp KJ ketika ditanya bagaimana caranya untuk menjadi Psikiater, Dr Winaktu  Sp KJ berkata : "Membaca apa saja supaya fasih
dalam berbicara kepada pasien nanti".
Orang yang menghentikan proses belajarnya maka ia tidak akan berkembang menjadi orang yang mengikuti tradisi.
Apa yang ada di alam senantiasa berubah, begitu pula sikap manusia selalu berubah-rubah. Kisah intelijen Jepang di Indonesia sebagai berikut :
"Orang Jepang ada yang membuka toko, berdagang dan selalu ramah kepada penduduk, akan tetapi ketika Jepang berhasil mendaran di
Indonesia, intelijen Jepang tersebut menjadi ganas dan berkata dulu lain dengan sekarang".

Proses belajar diperlukan agar kita berhasil menumbuh kembangkan diri dan tidak menjadi kerdil. Kadang-kadang kita selaku anak tidak menyadari
bahwa telah terjadi proses belajar dengan cara meniru orang-orang disekelilingnya. Jadi apabila ayah dan ibu tidak dapat memberikan contoh yang
baik maka anak tidak dapat mencontoh kelakuan yang baik.
Melalui belajar kita dapat mengetahui mana yang salah dan mana yang bena, jadi belajar merupakan  kebutuhan agar dapat melangsungkan
kehidupan. Apakah sama orang belajar dengan orang yang tidak belajar ? Tentu jawabannya lain karena orang yang belajar tindakannya didasari
dengan pengetahuan yang didapatnya dari proses belajar.

Ada 2 keadaan dalam proses belajar :
1.  Belajar untuk menjadi lebih baik
2.  Belajar untuk menjadi lebih buruk
Apabila kita sudah menjadi buruk karena cara belajar yang salah untuk memperbaiki sukar karena sudah menjadi kebiasaan yang mendarah daging.

Hambatan dalam proses belajar :
1.  System yang rusak, artinya kejahatan sudah menjadi kebiasaan sehingga kita yang belajar kearah yang lebih baik akan berbenturan dengan
      system yang salah.
2.  Cara yan diikuti dalam rumah tangga yang  salah, misalnya antara suami dan istri tidak mempraktekkan sopan santun.
3.  Orang yang belajar kearah yang lebih baik dianggap tidak lazim meskipun Dr Erwin Kusuma sp KJ mengakui tidak salah meskipun tidak lazim.

Diperlukan pionir kebenaran
Orang yang beloajar kearah yang lebih baik tentu menjadi pionir, menjadi penyuluh dalam masyarakatnya baik disadari maupun tidak disadarinya.
Kalau kita berada dalam kebenaran  meskipun banyak orang yang tidak menyukainya akan tetapi tidak dapat berbuat apa-apa. Orang yang tidak
senang melakukan tindakan seperti :
1.  Mengucilkan, artinya memboikot, menafikan  keberadaan orang yang benar.
2.  Membicarakan dibelakangnya dengan cara melakukan pembunuhan karakter.
3.  Tidak diikutsertakan dalam jabatan struktural.

Hukum Alam
Hukum alam merupakan hukum yang pasti, hukum yang tetap dan mengenalkan kebenaran secara langsung, misalnya api membakar, air membasahkan.
Tindakan yang buruk akan mencemarkan nama si pelaku.

Apa yang terpenting?
Di Singapore seorang jamaah bertanya ? Apa yang terpenting dalam hidup? Penulis menjawab kesehatan karena apabila oran gtidak sehat sukar untuk bekerja.
Jamaah di Singapore berkata : "Tidak, yang terpenting adalah nama, apabila nama kita buruk dan cacat orang lain tidak akan mempercayai kita dan menjadi bahan
pergunjingan". Manusia akan terhambat karena namanya yang buruk.

Kasimpulan
Semoga kita timbul kesadaran untuk belajar dengan cara membaca, bertanya dan berdiskusi agar proses belajar tidak terhenti.




 


STORY TELLING
Oleh : Wierianto Prasodjo

Story Telling merupakan salah satu jenis pengobatan dalam Psikiatri anak, artinya anak diajak untuk mendengarkan cerita. Apa manfaat mendengar cerita ?
Anak akan lebih luas menggunakan kata-kata dan wawasannya akan lebih baik. Dengan Story Telling maka anak tidak menjadi kasar dan mudah untuk membina persahabatan.
Guru yang menceritakan Story Telling  akan menjadi panutan dan tempat berdiskusi serta bertanya dalam memahami isi cerita.

Salah satu contoh Story Telling  adalah sebagai berikut :
Alkisah hiduplah seorang raja yang memiliki kegemaran berburu, pada suatu kali raja tesebut membawa stafnya untuk pergi berburu, tidak lupa diajak pula anjing-anjing yang
sudah dilatih untuk berburu. Pada perjalanan berburu yang kedua, tanpa disengaja ibu jari raja terpotong oleh pisaunya sendiri.
Temannya yang melihat ibu jari raja yang putus mengatakan alhamdulillah. Raja mendengar apa yang diucapkan dan segera memerintahkan orang tadi untuk dimasukkan  kedalam
penjara.
Dalam perlajanan pulang raja tersebut ditangkap oleh penduduk disekitar tempat berburu tersebut. Raja tersebut kemudian diikat  dan akan dikorbankan sebagai sesembahan
para dewa yang dipuja oleh penduduk yang menangkap raja tersebut.
Ketika tubuh raja tersebut diteliti karena korban harus manusia yang lengkap, terlihatlah ibu jarinya yang putus dan cacat. Raja tersebut kemudian dilepaskan karena dianggapnya
tidak laik untuk disembahkan kepada Dewa yang dipuja.
Sekonyong-konyong raja tersebut teringat kepada orang yang dipenjarakan karena mengucapkan alhamdulillah ketika ibu jarinya putus akibat terpotong oleh pisaunya sendiri.
Raja pulang dan membebaskan orang yang dipenjarakan tersebut, bahkan raja mengakui akibat jarinya yang putus menyebabkan raja masih hidup sampai sekarang.
Orang yang dipenjarakan dan telah merasakan susahnya hidup dalam penjara tetap berkata kepada raja : "Alhamdulillah".
Raja tertegun, Ia tidak dapat mengerti kenapa orang yang telah dipenjarakan mengatakan alhamdulillah. Ketika raja bertanya :"Kenapa engkau mengucapkan alhamdulillah
padahal telah saya penjarakan".
Orang yang dipenjara tersebut berkata : "Apabila saya tidak Tuan penjarakan dan tetap menemani raja berburu, tentu ketika raja akan dipersembahkan kepada dewa kemudian
diurungkan karena ibu jarinya putus, maka saya akan menggantikan Tuan dan saya akan mati karena dibunuh untuk dipersembahkan kepada Dewa".
Raja mulai mengerti setelah memperoleh penjelasan orang yang telah dipenjarakan dan dizalimi.

Bahasan :
Kisah ini menarik untuk dibaca karena mengandung hikmah sebagai berikut :
1.  Tetap melafazkan Alhamdulillah  dalam menerima cobaan, baik yang menyenangkan atau menyengsarakan.
2.  Dalam kedukaan dan kesedihan tetap terkandung hikmah didalamnya, kita akan memperoleh jawabannya setelah rentang waktu tertentu. Kita akan menyadari apabila kita
     tidak ditimpakan kesulitan tentu kita tidak berlatih untuk mengerti kebenaran.
3.  Dalam hidup tidak ada yang kebetulan karena Alloh yang mengatur segala-galanya dan setiap kejadian tentu telah diizinkan oleh Alloh.

Dalam kisah ini seorang penguasa tidak selalu paham akan kebenaran bahkan orang yang mengomentari di hukum dan raja tidak memahami hakekat kebenaran apa yang telah
dilakukannya.

Saran yang diperlukan
Kita harus saling ingat mengingatklan dalam kebenaran agar kita tetap terjaga dari kelalaian.




 


BICARA

Oleh : Wierianto Prasodjo

Profesor Psikoanalisa dari Amerika Serikat menganggap bahwa orang yang dijajah tidak mau bicara untuk mengungkapkan  isi hatinya. Penjajahan dapat terjadi oleh :
1.  Jabatan yang disandangnya, ia tidak bebas lagi berbicara karena takut dicopot dari jabatannya.
2.  Harta yang dimilikinya, ia tidak bebas lagi berbicara karena takut hartanya diminta orang lain.
3.  Pangkat, karena pangkat orang tidak dapat bicara dengan orang yang dianggapnya lebih rendah pangkatnya, begitupun dengan kasta orang tidak bebas bicara.
4.  Keturunan ningrat, oleh karena kita dahulu terdapat kerajaan-kerajaan sehingga keturunannya yang merasa dirinya ningrat tidak bisa bicara karena harus mempertahankan citranya.

Freud menganggap apa yang telah dibicarakan dianggapnya tidak benar karena tidak mewakili jiwanya. Jadi apa yang belum diucapkan  dianggapnya benar mewakili dirinya.
Orang yang bicara tentu diatur segala sesuatunya agar majsud dan tujuannya tercapai, dengan demikian apa yang dibicarakan tidak murni mewakili dirinya. Orang yang sedang berkampanye
tentu berbicara dengan janji-janji yang merdu dan tidak memikirkan sukarnya mewujudkan janji-janji tersebut.
Ada yang berpendapat semakin lama kita berbicara maka kesempatan untuk berdusta semakin luas. Apalagi dalam Psikoanalisa terbukti sebanyak 20% apa yang dibicarakan diluar kehendak
dan diluar kesadaran kita sendiri. Jadi sebagai manusia kita tidak 100% menguasai diri kita karena terdapatnya alam tidak sadar.
Orang yang berilmu dan orang yang bodoh dapat dibedakan berdasarkan materi bicaranya.

Saran dalam bicara :
1.  Memberikan perhatian dan kontak mata diarahkan kepada lawan bicaranya.
Pernah seorang pasien tidak puas dan mengadukan kepada pihak yang berwajib karena dokter yang diajak bicara melayani pembicaraannya dengan cara sambil berjalan, pengadilan
membebaskan dari tuntutan hukum namun Dokter tersebut membayar jasa pengacara sebesar Rp. 25 juta .
2.  Menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti agar lawan bicaranya cepat menangkap materi pembicaraan kita.
3.  Dalam berbicara tenu kita arus bersedia mendengarkan.
Mendengar merupakan suatu yang bersifat seni. Oleh karena kita tidak selalu mendengarkan hal-hal yang menarik perhatian kita.
4.  Dalam ilmu kedokteran jiwa dilakukan pemeriksaan melalui bicara, artinya apakah jawaban yang diberikan sudah sesuai dengan apa yang ditanyakan.

Bicara dalam pengobatan
Diakui atau tidak bicara merupakan alat untuk mengobati keresahan dan ketidaktahuan orang lain. Oleh karena itu dalam rumah tangga hendaknya suani maupun isteri mengadakan kontak
dan bicara dengan baik. Adakalanya dengan lamanya sebuah perkawinan bicara merupakan hal yang langka. Artinya suami maupun isteri tidak lagi mau bertegur sapa dan berbicara.

Bicara untuk memberikan pengetahuan
Bicara sebagai pola asuh kepada anak memang perlu dilakukan karena seorang ibu harus memberikan penjelasan kenapa suatu perbuatan dilarang dan perbuatan lain dilakukan. Apa yang
menjadi keuntungan suatu tindakan diterangkan melalui bicara kepada anak.
Malas berbicara merupakan gangguan yang disebut sebagai Mutisme, artinya ketika diajak bicara atau dikirimi surat tidak memberi tanggapan.

Tegur Sapa
Dalam mulai berbicara tidak ada salahnya apabila kita mendo'akan lawan bicara kita dengan kata asalamu'alaikum karena As salam merupakan sifat Tuhan.

Bicara untuk memberikan dukungan
Dalam empiris tidak dapat dipungkiri bahwa orang memerlukan dukungan. Dukungan dapat dilakukan melalui bicara.

Kontraindikasi dalam bicara
Sebaiknya kita tidak membohongi orang lain atau memberikan keterangan melalui bicara yang tidak dapat dijamin kebenarannya.

Bicara yang salah
Oleh karena orang dalam kondisi marah maka bicaranya menjadi sumbang bahkan memaki untuk melampiaskan kemarahannya. Dalam memaki tidak sadarr orang merendahkan orang yang dimaki
padahal orang yang dimaki belum tentu lebih buruk kualitasnya.

Waktu untuk bicara
Waktu untuk bicara sebaiknya apabila kita tidak ingin bicara agar kita lebih mampu mengontrol apa yang kita sampaikan. Pada waktu ingin bicara kita harus menghentikan agar tidak lepas kata-kata
yang tidak dapat dijamin kebenarannya.
Fenomena 20% tidak dapat dikuasai bicara kita patut diingat. Melalui bicara orang akan mengalami kesusahan seperti halnya pasien yang berbicara melalui internet akhirnya berhadapan dengan
pihak berwajib  dan sempat dipenjarakan.
Melalui bicara pula orang akan dimuliakan karena bicaranya mengandung hikmah ilmu pengetahuan dan tidak berbohong.

Lalai dalam bicara
Pada umumnya orang lalai dalam melakukan kontak Psikis apalagi bila lawan bicaranya bukan orang yang kita senangi, maka ia akan menafikan kemampuan bicaranya kepada orang lain.
Segala sesuatunya berubah sehingga kita wajib melatih bicara mulai dari yang sederhana sampai kepada yang bersifat ilmiah. Pengetahuan banyak disampaikan melalui bicara dan kemudian dicatat.

Kesimpulan
Semoga melalui bicara kita akan membuat jejaring kerja dan memperluas persahabatan.



 


ALOGIA

Alogia merupakan gejala gangguan jiwa yang tidak terikat dengan jumlah uang yang dimiliki dan tidak trkait dengan pendidikan formal yang telah dilalui.
Alogia berarti seseorang meninggalkan logika dalam aktivitasnya sehari-hari. Contoh : Orang mengambil barang di supermarket akan tetapi tidak mau membayar ketika ditagih. Orang menggunakan jasa
seseorang  tetapi ketika ditagih uang jasanya ia menolak membayar dengan mengemukakan dalih-dalih yang justru bersifat alogia dalih yang dikemukakan.


KECANTIKAN

Kecantikan yang sering dikultuskan oleh sementara perempuan bersifat tidak abadi dan tidak mutlak sifatnya.
Contoh : Peragawati cantik ditembak dengan senjata api genggam.
Dengan demikian kecantikan tidak dapat dihandalkan. Lalu apa yang dapat dihandalkan  dalam kehidupan. Jawabannya sederhana : yaitu mental yang telah diurus dan telah disehatkan.


KEBENARAN

Bangsa Belanda membuat pepatah sebagai berikut : Warheid is erg swar. Artinya kebenaran bersifat sangat pahit.
Banyak orang yang menolak kebenaran karena merasa dirinya terjerat dalam kebenaran. Meskipun pahit kebenaran merupakan sarana yang terbaik dalam berargumentasi.


MEMBERI HORMAT

Orang yang memberi hormat tidak berarti setuju atau membela yang diberi hormat. Apabila keadaan memungkinkan maka orang yang memberi hormat akan mencelakakan orang yang diberi hormat.
Lalu bagaimana menghadapi fenomena ini. Jawabannya juga sederhana :
1.  Tidak terikat dengan dunia yang menggiurkan.
2.  Melakukan pelepasan bertahap terhadap dunia.
3.  Mengurus dan menyehatkan mental.


KEKUATAN

Kekuatan manusia ada pada mentalnya, jadi apabila mentalnya tidak diurus dan disehatkan ia menjadi lemah sekalipun hartanya menumpuk.


KESEHATAN

Kesehatan bukan yang utama dan segala-galanya tetapi tanpa kesehatan maka segala sesuatu menjadi tidak berarti. Jadi kalau kita lagi sakit ingatlah kenikmatan selagi sehat. Kalau sehat
pergunakan kesempatan untuk berbuat yang baik dan membangun masyarakat.


REPUTASI

Reputasi merupakan biodata atau rekam jejak selama seseorang beraktivitas selam hidupnya. Reputasi dianggap yang paling penting oleh penduduk Singapura karena apabila reputasi rusak
maka nama baiknya ikut rusak.
Ia menjadi tidak dapat dipercaya oleh lingkungan apalagi komunitas bisnis sangat memntingkan reputasi seseorang.


ABADI

Abadi berarti tetap utuh dan tidak rusak dimakan waktu. Apa yang abadi didunia manusia ? Jawabannya sederhana : Apa yang dilakukan bersifat abadi artinya meskipun yang empunya kelakuan
sudah meninggal tetapi apa yang dilakukan tetap hidup dan tercatat dalam sejarah.


SEJARAH

Doktor Riberu mengatakan bahwa penulisan sejarah tidak autentik artinya bisa tidak cocok dengan kenyataan akan tetapi sejarah bersifat autentik dan tidak berubah.


HATI

Hati atau batin merupakan bagian mental yang penting. Apabila hati dilatih ia dapat memberikan arahan dalam bertindak.
Hati yang rusak atau kegelapan batin maka manusia tidak mengenal kebenaran lagi.


SUKARNYA MERUBAH SIFAT

Sukarnya merubat sifat diumpamakan seperti seekor serigala yang harus merubah sifat kesrigalaan. Bangsa Belanda membuat pepatah sebagai berikut :
EEN VOS VERLIEST WEL ZIJN HAREN MAAR NIET ZIJN STREKEN. Artinya seekor serigala bisa berganti bulu tetapi tidak bisa berganti sifat.
Dalam bahasa Inggris THE LEOPARD CANNOT CHANGE HIS SPOT Artinya macan tutul tidak bisa merubah tutul dikulitnya.


KAYU JATI DAN KAYU SUREN

Dr. M. Bharya Sp KJ mengatakan bahwa : "Kayu jati tidak dapat berubah menjadi kayu suren" Artinya sifat tidak mungkin dapat dirubah.


IQ

IQ atau Inteligensia Quotient merupakan kecerdasan befikir. IQ bersifat diturunkan dan bersifat menetap. Namun usaha kita adalah  menjadi bijaksana dan bukan untuk menjadi pandai.
Target : Menjadi orang yang berguna.


DEMOKRASI

Dalam Ilmu Kedokteran Jiwa demokrasi diartikan seperti lalu lintas. Ketika lampu menyala merah maka kendaraan berhenti dan kalau lampu menyala hijau maka kendaraan boleh jalan.
Fenomena ini untuk mencegah jalan macet atau ketidaktertiban lalu lintas.


ACHIEVEMENT MOTIVATION TRAINING (AMT)

AMT dapat merubah sifat artinya pemarah manjadi penyabar.
Namun diperlukan  waktu, ketekunan dan bimbingan.


IRRASIONAL

Secara Psikoanalisa diketahui bahwa sebanyak 20% kelakuan kita barsifat irrasional. Apa akibatnya ?
Kita tidak bisa mengetahui secara tepat dan bertanggung jawab apa apa yang telah menjadi kelakuan kita. Tanggung jawab hukum tetap ada pada diri kita sekalipun tindakan tersebut
irrasional.     Aneh memang kita tidak mengetahui perbuatan kita tetapi harus bertanggung jawab terhadap apa yang pernah kita lakukan.


BAWAH SADAR

Freud menemukan fenomena bahwa manusia memiliki bawah sadar. Banyak perbuatan kita yang tidak pernah kita  sadari.
Akibat bawah sadar maka kita seringkali terpuruk.


STRESS

Stress berpengaruh terhadap penyakit kencing manis, stroke dan penyakit jantung. Dengan demikian tata laksana stress menjadi penting dan perlu kita pelajari.


KALKULASI

Kalkulasi penting untuk dilakukan dalam menyelenggarakan hidup. Dengan melakukan kalkulasi maka kita tidak begitu saja mengambil keputusan.
Semakin hari semakin baik kalkulasi yang kita lakukan dan kita menjadi bijak.


INVESTASI

Kita perlu melakukan investasi berupa perbuatan-perbuatan yang berguna bagi orang banyak. Bagi orang yang menganut paham materialisme, investasi diartikan investasi dalam
bentuk uang. Perbuatan yang baik merupakan investasi yang patut kita lakukan karena dampaknya terhadap kesehatan diakui oleh Psikiater.


FENOMENA BAWAH SADAR

Kita dapat mengenali adanya fenomena  bawah sadar dengan cara : Kita menulis nama kita diatas kertas kemudian diulangi menulis nama kita, tampak tidak sama tulisan tersebut
walaupun kita yang menulis sendiri.


JANTUNG

Jantung berdetak tidak atas kemauan kita sendiri. Kita tidak dapat mengontrol detak jantung kita. Perasaan marah akan memacu jantung untuk berdetak lebih kencang.
Perasaan takut akan memacu jantung untuk berdetak lebih kencang. Jadi perasaan berpengaruh terhadap detak jantung.


KEBAHAGIAAN

Kebahagiaan ada di dalam tubuh kita sendiri. Apabila kita mau mengelola mental kita maka kita akan bertemu dengan kebahagiaan. Manusia yang mencari kebahagiaan di luar dirinya
akan kecewa karena memang kebahagiaan bukan terletak diluar dirinya.
Banyak uang yang dikeluarkan untuk mencari kesenangan atau kebahagiaan tetapi gagal oleh karena tidak melakukan proses membenah mental.


HARI KESEHATAN JIWA SEDUNIA

World mental health day telah diperingati pada tanggal 10 Oktober 2009. Kalau dunia sudah memperingati kesehatan mental kenapa kita ragu terhadap pengurusan mental kita
masing-masing.


PERSAHABATAN

Saling menghargai belum tentu dapat membentuk suatu persahabatan tetapi persahabatan sudah pasti diperlukan rasa saling menghargai.
Persahabatan dapat menjadi obat untuk perasaan sedih, marah atau putus harapan karena tidak dapat menemukan jalan keluar.


MENEMUKAN KEMANUSIAAN

Manusia akan menemukan  kemanusiaannya apabila melakukan AMT (Achievement Motivation Training).
Ia tidak suka melakukan kekerasan oleh karena energi untuk melakukan kekerasan sudah terpakai untuk berproduksi dalam rangka latihan AMT.
Ia tidak mungkin mempunyai rasa benci oleh karena orang yang benci akan melakukan tindak kekerasan, sedangkan AMT melatih manusia untuk berproduksi dengan baik.
Apabila manusia tidak menemukan kemanusiaan maka hidupnya akan sia-sia dan tentu penderitaan akan siap menanti dirinya.



KEKUASAAN PSIKOSEKSUAL

Kekuasaan Psikoseksual menyebabkan manusia yang mempunyai dorongan psikoseksual mencari cara untuk melampiaskan keinginan dorongan Psikoseksual.
Dorongan Psikoseksual sebenarnya sah-sah saja dan merupakan dorongan yang sehat, akan tetapi apabila kita tidak melakukan AMT (Achievement Motivation Training)
dorongan Psikoseksual mencari cara yang liar dan tidak bertanggung jawab.
Dampaknya amat luas dalam kehidupan.
Dengan melakukan AMT secara teratur maka sedikit demi sedikit kita dapat melepaskan diri dari jeratan dorongan Psikoseksual.
Bahkan kita tidak membutuhkan lagi gelora Psikoseksual lagi.



ADIL
Oleh : Wierianto Prasodjo

Hampir semua orang mengeluh tidak adil, tanpa mengetahui adil itu apa.
Banyak juga yang mengaitkan perlakuan buruk yang menimpa kita dianggapnya tidak adil.
Perasaan subjektif sering membuahkan pendapat tidak adil dan bukannya perasaan objektif yang dijadikan tolak ukur.
Apabila kita menyaksikan bahwa air itu bersifat membasahkan dan api bersifat membakar maka peristiwa ini disebut adil. Pembuktian bahwa kedua sifat air dan api itu adil
karena mulai rakyat sampai presiden setuju semua dan tidak ada yang protes kalau air membasahkan dan api membakar.
Mau protes ? Protes tidak akan ada gunanya karena sifat air dan sifat api tidak akan berubah. Dimana saja api membakar dan air membasahkan. Dari dulu sampai sekarang
sifat air dan api tetap tidak berubah.
Adil tentu kejadian di alam seperti tiap pagi terbit matahari.
Orang yang menemukan fenomena adil ini tentu tidak begitu saja bertindak ia akan mengikuti fenomena-fenomena alam yang dilihat dan dirasakan.
Manusia yang memperhatikan fenomena alam tidak dapat diganggu gugat, misalnya mau dibunuh tidak dapat, mau dikucilkan tidak dapat. Manusia lainnya hanya dapat tidak
suka tetapi tidak dapat berbuat apa-apa, sama halnya manusia tidak dapat merubah air menjadi membakar dan api menjadi membasahkan.
Negara adi daya sekalipun tidak dapat merubah sifat air dan sifat api.
Aturan-aturan tersebut bersifat tetap dan dengan bermodalkan fenomena tersebut kita mulai mempelajari fenomena-fenomena lainnya seperti gunung sifatnya tinggi, jurang sifatnya curam.



KESADARAN ALAM SEMESTA
Oleh : Wierianto Prasodjo

Apabila kita berada didalam rumah maka kita menyadari bahwa lantai bersifat datar, apabila kita keluar rumah maka kita akan mendapati jalan bersifat datar.
Fenomena yang kita tangkap serba datar dan oleh karena itu kita menganggap bumi bersifat datar.
Pendapat ini tidak salah karena menggunakan kesadaran terbatas.
Apabila kita mulai memperhatikan alam semesta maka kita akan mendapati bahwa alam semesta tidak ada batasnya. Bintang-bintang yang ada di langit terang benderang oleh karena
pantulan sinar  yang diterima bintang dari matahari.
Bumi menjadi sebuah titik kecil apabila dibandingkan dengan luasnya  alam semesta yang tidak ada batasnya. Dengan mempergunakan kesadaran alam semesta tentu kita akan menanggapi
peristiwa-peristiwa yang menghampiri kita dengan lebih luas sehingga kita mudah memahami dan tidak cepat marah dan menyalahkan.
Wawasan kita menjadi luas bila kita menggunakan kesadaran alam semesta.
Kita mulai melatih diri dalam program AMT bila kita mengetahui luasnya alam semesta.
Pikiran kita menjadi luas dan tidak sempit.
Cara mengambil tindakan menjadi lebih bijak.
Apabila kita tida menggunakan kesadaran alam semesta maka kita mudah dihinggapi rasa cemas, rasa tidak pasti dan terakhir rasa terombang-ambing tidak menentu.



TONG KOSONG BUNYINYA NYARING
Oleh : Wierianto Prasodjo

Apabila kita menabuh tong yang kosong tentu bunyinya akan nyaring dan keras sehingga memekakan telinga. Begitu pula apabila manusia yang kosong Ilmu Pengetahuannya maka akan
mudah sekali berbicara. Tentu bicaranya tidak menentu dan kosong karena ia memang tidak berilmu.
Ia mudah menyalahkan, ia mudah berdusta.

Ilmu pengetahuan tidak dapat hanya dibaca saja tetapi harus dilakukan agar kita dapat melihat bukti-bukti pengetahuan dan meningkatkan kemampuan kita.
Orang yang mempunyai jembatan tetapi tidak mau menyebrang maka tidak akan sampai ke tepian yang lain, ibarat orang yang memiliki kesempatan belajar tetapi tidak mau maka ia tidak
akan berpengetahuan sekalipun sebenarnya ia bisa.

Dengan demikian kebiasaan memahirkan diri dalam tahapan-tahapan pengetahuan amat penting agar kita tidak berfikiran sempit. Achievement Motivation Training (AMT) merupakan program
latihan yang sifatnya tindakan dan bukan berteori sehingga kita dengan AMT selain memiliki pengetahuan yang baik  makakita mempunyai sifat-sifat yang baik. Perolehan sifat tidak dapat
hanya dari nasehat tetapi harus melakukan AMT.

Kemampuan menimbang sangat berbeda bermakna antara orang yang memiliki pengetahuan ketimbang orang yang tidak memiliki pengetahuan. Ilmu berbicara, ilmu berkomunikasi, ilmu menulis,
ilmu menolong orang lain semuanya diperoleh dari AMT.




KAPAN MULAI KALAH
Oleh : Wierianto Prasodjo

Seorang pelari cepat dalam perlombaan  yang diikuti mengalami kekalahan dalam perlombaan tersebut. Pelatih pelari cepat  itu bertanya kenapa kamu kalah ? Pelari cepat tersebut menjawab :
"Semalam saya kurang tidur dan tidak fit saat mengikuti lomba lari". Pelatihnya menjawab : " Kamu kalah karena mata kamu mulai memperhatikan lawanmu".

Bahasan :
Menurut pelatih tersebut kita akan mengalami kekalahan apabila kita mulai memperhatikan lawan-lawan kita, jadi seharusnya kita melakukan Acievement Motivation Training tanpa memperdulikan
lawan-lawan tersebut. Seorang lawan akan menjadi besar dimata kita apabila kita mulai memperhatikannya dan menyiapkan hati kita untuk tempat bersemayam musuh kita. AMT terus sampai kita
menemukan keberhasilan demi keberhasilan. Semakin lama kita melakukan AMT semakin banyak yang kita kerjakan dan semakin banyak pula orang yang menikmati hasil AMT kita.

Kesimpulan :
Terus melakukan AMT, silakan orang lain menilai AMY yang kita lakukan.




LAYANAN PRIMA
Oleh : Wierianto Prasodjo

Layanan prima merupakan layanan yang didambakan setiap manusia.
Ciri-ciri layanan prima :
1.  Komunikasi bersifat terapeutik.
2.  Kebutuhan peminta layana dipasok selengkap mungkin.
3.  Tidak bergantung kepada upah artinya layanan prima dapat dilakukan secara cuma-cuma.
4.  Peminta jasa layanan prima dipahami benar-benar kebutuhannya.

Sifat : Client center
Client merupakan orang yang membutuhkan layanan prima akan dipahami, dipelajari secara cermat tentang kondisi dirinya. Layanan prima akan memasok seluruh kebutuhan client. Bahkan bila
perlu client  diberikan sejumlah uang untuk makan, sambil melakukan AMT.

Pemberi Layanan Prima :
Setiap orang dapat melakukan layanan prima asal ia melakukan Achievement Motivation Training. Suatu bentuk latihan dengan dimulai ketrampilan  sederhana seperti bicara, menulis, komunikasi,
memilih hobby untuk mempunyai sahabat.

Komplikasi Layanan Prima :
Orang yang menerima layanan prima dalam hati sanubarinya terkejut dan melakukan reaksi terbalik artinya ia justru menjajah si pemberi layanan prima, memperlakukan dengan tidak semestinya.
Kata-kata yang sumbang terlontar dari si penerima layanan prima.
Yang benar harus mencontoh apa yang diterimanya agar mahir melakukan layanan prima.

Layanan prima dapat membuahkan nasib yang lebih baik, bisa memperolah santunan baik uang maupun penghargaan. Minimal memperoleh pengakuan secara diam-diam.

Hambatan :
Hambatan datang dari orang yang iri  karena hasil dari layanan prima jelas, sebaliknya hasil KKN juga jelas.



PERLAKUAN BURUK
Oleh : Wierianto Prasodjo

Perlakuan buruk adalah  tindakan yang menybabkan korbannya mengalami luka batin maupun luka fisik. Pelakunya dapat orang tua, saudara kandung, teman sekolah, guru sekolah maupun
penjahat di lingkungan.
Pelaku merupakan orang yang mengidap gangguan kepribadian dyssosial, ia memuaskan nafsunya dengan cara menghina, merendahkan korbannya sampai dengan tindakan-tindakan yang
melukai korbannya.
Sadisme merupakan kelainan dorongan Psikoseksual yang menyiksa korbannya lebih dahulu tetapi sekarang kelakuan sadisme tidak berhubungan dengan kepuasan Psikoseksual.

Bagaimana sikap korbannya ?
1. Mempergunakan defence mechanism sublimasi.
Korban merasakan sendiri betapa pahitnya diperlakukan buruk dan tidak mau meneruskan perlakuan brurk tersebut kepada orang lain.
2. Melanjutkan perlakuan buruk kepada orang lain yang dianggapnya lemah, ia bahkan mengidap Gangguan Kepribadian Dyssosial karena diperlakukan buruk. Ia melestarikan perlakuan buruk itu.
3. Mempelajari perlakuan buruk yang dialami sehingga ia menjadi pakar Gangguan Kepribadian Dyssosial.

Hubungan dengan kondisi keuangan
Gangguan Kepribadian Dyssosial tidak ada hubungannya langsung dengan kepemilikan uang. Bagi orang yang memiliki uang banyak kelakuan buruknya tidak nampak karena selalu tampil dengan
peraga dan sandiwara. Biasanya dimulai dengan perilaku seolah-olah baik untuk menanamkan kepercayaan kepada korbannya baru kemudian menyiksa korbannya.

Peranan Achievement Motivation Training
AMT merupakan jalan satu-satunya untuk mengobati kelakuan buruk. Baik dengan instruktur maupun tanpa instruktur AMT dapat dilakukan. Dimulai dengan melatih komunikasi, pekerjaan-pekerjaan
sederhana, memilih hobby yang tidak mahal tetapi berguna seperti memlihara ikan. Dimulai dengan niat dan motivasi untuk menanamkan nilai yang baik sebagai bekal mengobati kelakukan buruk.


KEBERANIAN
Oleh : Wierianto Prasodjo

Biasanya kita memberikan makna tentang keberanian adalah suatu tindakan yang memiliki resiko tinggi. Misalnya pemain pengganti yang siap menerima resiko kecelakaan.

Batasan :
Berani merupakan suatu sikap hidup untuk mewujudkan apa yang dipikirkan dalam dunia nyata sehingga menerima resiko, dinilai orang, dicela bahkan diejek.

Motivasi untuk Berani
Kita akan memiliki motivasi berani karena :
1.  Mengadakan studi banding dalam buku-buku sejarah, serta mengambil inti sari segenap peristiwa sejarah.
2.  Menyiapkan diri untuk melakukan penelitian terhadap apa yang dilakukannya.
3.  Melakukan analisa dampak lingkungan
Dalam dunia nyata sesuatu yang baik acap kali dicerca orang, di label ekstrim, dikaitkan dengan ciri-ciri fisik dan lain-lain.

Hambatan untuk Berani
Bahwa ada hambatan untuk berani yaitu pecahnya kepribadian artinya pikiran dan perbuatan tidak sama, tentu perasaannya juga tidak seirama.

Diperlukan Keberanian
Kemampuan untuk mengakui hasil karya orang lain memerlukan  keberanian, apabila kita takut maka akan terbatas pengakuan secara diam-diam.

Adanya rasa takut
Karena terdapatnya rasa takut dalam diri manusia maka sering seseorang mencari teman untuk membentuk kelompok penekan, bahkan kerusuhan selalu dilakukan secara beramai-ramai dan tidak
berani tampil seorang diri.

Pengaruh latihan Achievement Motivation Training (AMT)
Dengan melakukan AMT secara teratur maka kita akan berani melakukan tindakan sesuai kompetisinya.
Bagi yang tidak melakukan AMT maka akan dihinggapi sifat pengecut.



KORBAN KELAKUAN BURUK
Oleh : Wierianto Prasodjo

Setiap orang pernah mengalami perlakuan buruk baik ketika masih kanak-kanak, dewasa muda, ataupun lanjut usia. Pemanjaan merupakan perlakuan buruk yang terselubung oleh karena korban pemanjaam selalu dibenarkan kelakuannya meskipun kelakuan tersebut salah.

Bagaimana menyikapi perlakuan buruk :
1.  Menganggap perlakuan buruk yang menimpa dirinya sebagai motivasi untuk melakukan Achievement Motivation Training.
2.  Menyerah dan tidak melakukan Achievement Motivation Training.
Manusia ini tidak akan maju karena tidak memiliki motivasi dan inisiative.
3.  Membentuk dunia sendiri dan dengan logika yang dibangunnya sendiri. Ia mengalami gangguan mental.
4.  Menjadi beban masyarakat.
Ia menghidupi dirinya dengan cara meminta-minta dan tidak ada inisiative untuk mempelajari ilmu pengetahuan dan ketrampilan untuk hidup.



MALAS
Oleh : Wierianto Prasodjo

Malas merupakan suatu sikap hidup yang sering menunda pekerjaan, maupun aktivitas sehari-hari.
Penyebab malas :
1.  Berkurangnya energi dalam tubuh kita karena rasa sedih yang mendalam maupun pecahnya kepribadian.
2.  Takut akan akibat yang timbul.
3.  Kebiasaan buruk yang sering memelihara rasa malas.

Pengobatan malas :
Melakukan Achievement Motivation Training. Kita harus melakukan perlawanan terhadap rasa malas yang menghampiri atau ingin menjajah hidup kita.

Kepribadian yang menganggu adalah komplek diri lebih sehingga malas untuk menghubungi orang, malas untuk membalas surat yang diterima.

Kebodohan :
1.  Kebodohan merupakan penyebab malas karena ia tidak mengetahui bagaimana cara menyelenggarakan hidup, ia hanya mencari kesenangan sesaat tanpa memperhatikan mutu tindakan.
2.  Orang yang dimanjakan akan menjadi bodoh karena tidak terbiasa memperluas wawasan dan menjaga relasi.
3.  Orang yang memakai jalan pintas seperti KKN akan menjadi bodoh dan hilang rasa malunya.

Pengobatan malas harus dilakukan sedini mungkin sebelum rasa malas menghinggapi kita dan menjalar ke seluruh tubuh kita.





News and Eventsunited nationsPeran Kesehatan MentalContact UsWelcomeNews and EventsMerekrut KaryawanMalu dan MasalahnyaTopeng KepribadianTumbuh Kembang AnakProklamasiNews and EventsIBADAH PUASAGANGGUAN JIWAPembangunan Kesehatan JiwaMekanisme & Fenomena KerjaAchievement Motivation Training (AMT)News and EventsALBERT EINSTEINMakalah 1Makalah 2Makalah 3Image GalleryMakalah 4News and EventsMAKALAH 5MAKALAH 6FeedbackContact UsImage GalleryWelcomeNews and EventsServicesAboutFeedbackContact UsImage GalleryWelcomeNews and EventsServicesAboutFeedbackContact Us
Footer message