GANGGUAN JIWA
Oleh : Dr. Tommy Hermansyah, Sp.KJ
1. Stress : a) Fight -------> Eustress
b) Light -------> Distress -------> Gangguan Jiwa
2. Gangguan Jiwa : a) Psikotik
- Shizofrenia
- Gangguan Waham Menetap
- Gangguan Skizoafektif
b) Non Psikotik
- Depresi
- Neuretik
- Gangguan Somatofnia
- Desfungsi Sexual
- Gangguan Kepribadian
- dll
3. Etiologo Gangguan Jiwa : a) Biolgi
- Keturunan. Herediter
- Penyakit Fisik : > Misal Cidera Kepala
> Gangguan Fungsi Kelenjar
> dll
b) Psikologi
- Riwayat Hidup Seseorang
- Membentuk Gangguan Kepribadian
c) Kebudayaan
- Adat istiadat
4. Gangguan Jiwa Psikotik Yang Sering Kita Jumpai
a) Schizorenia Hedefrenik
- Memenuhi Kriteria Schizofrenia
- Usia 15 - 25 tahun
- Menerisme, Menyendiri
- Affec dangkal / shallow
- Inapropiate, Inkoheren
- Tertwawa Menyeringai / Gramaces
- Yang Menonjol Gangguan Proses Pikir ------> Austistik
b) Skizoprenia Paranoid
- Memenuhi Kriteria Schizofrenia
- Halusinasi dan atau Waham Menonjol
- Halusinasi Suara-suara Mengancam
- Waham Kejur Paling Keras
c) Skizofrenia Katatonik
- Memenuhi Kriteria Schizofrenia
- Yang paling menonjol yaitu : Katalepsi, Negatifisme, Fleksibilitas Cerea, Mutisme dsb
5. Gangguan Jiwa Non Psikotik Yang Sering Kita Jumpai
A) Gangguan Panik
- 3 kali serangan panik dalam 3 minggu
- Tidak dalam kerja fisik berat atau situasi ANCAMAN kehidupan
- 4 dari gejala-gejala ini : a. Sesak nafas
b. Jantung berdebar
c. Nyeri/rasa tdsak enak di dada
d. Terasa tercekik
e. Pusing
f. Kesemutan
g. Panas dingin
h. Berkeringat banyak
i. Rasa mau pingsan
j. Menggigil
B) Gangguan Gemas Menyeluruh
- Menetap
- Manefestasi 3 dari 4 dari gejala sbb : a. Ketegangan motorik
b. Hyperaktif syaraf otonom
c. Khawatir berlebihan tentang yang akan datang
d. Kewaspadaan berlebihan
- Suasana cemas lebih 1 bulan
- Umur > 18 tahun
C) Gangguan Sematoform
- Ciri utama adanya keluhan gejala fisik yang berulang
- Meminta pemeriksaan medis berkali-kali walau hasil negatif
- Menyangkal/menolak adanya problem kehidupan
D) Gangguan Defresi
- Gejala Utama : a. Afek Defresi
b. Kehilangan minat dan kegembiraan
c. Kurang energi /mudah lelah
- Gejala Lainnya : a. Konsentrasi dan perhatian kurang
b. Harga diri dan percaya diri berkurang
c. Gagasan rasa bersalah dan tidak berguna
d. Pandangan masa depan suram/pesimistis
e. Gagasan bunuh diri
f. Hidup terganggu
g. Nafsu makan berkurang
Gejala sekurangnya 2 minggu untuk diagnosa
6. Proses Diagnosa Gangguan Jiwa
Anammesis - Alasan berobat
- Gangguan Jiwa sekarang
- Riwayat gangguan jiwa dahulu
- Riwayat perkembangan diri
- Latar belakang, sosial, keluarga, pendidikan, pekerjaan
Pemeriksaan - Fisik - Diagnostik
- Status mentalis
- Laboratorium
- Radiologi
- Evaluasi Psikologis
Diagnosis - Aksis : a. Klinis
b. Kepribadian
c. Kondisi medik
d. Psikososial
e. Taraf fungsi
Terapi - Farmakoterapi
- Psikoterapi
- Terapi sosial
- Terapi okupasional
- lain-lain
Tindak Lanjut - Evaluasi Terapi
- Evaluasi Diagnosi
- Lain-lain
PENANGGULANGAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA
DEFINISI NARKOBA
NARKOTIK : Zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun bukan
sintetis. Dapat menyebabkan penurunan kesadaran, hilang rasa, dapat menimbulkan ketergantungan.
Zat Psikotropik : Zat atau obat alamiah ataupun sintetis buatan. Narkotika berhasrat psikotropika mem-
pengaruhi susunan syaraf yang menyebabkan perubahan mental dan perilaku.
Zat Adiktif : bahan lain bukan narkotika atau psikotropika yang penggunaannya dapat menimbulkan
ketergantungan.
Minuman alkohol, depresi susunan syaraf pusat.
DAMPAK DARI PENYALAHGUNAAN NARKOBA
A. JENIS NARKOTIKA
HEROIN
Dikenal dengan nama : Putaw atau PTW
Karakteristik : - Cepat menimbulkan ketergantungan, merupakan serbuk putih dengan rasa pahit dalam
pasaran warnanya busa putih coklat atau dadu.
- Cara penggunaan dapat disuntikkan, dihirup dan dimakan.
- Cara penggunaan yang paling populer yaitu disedot (sniffing, chassing the dragon) dan
disuntikkan ke pembuluh darah.
- Terdeteksi dalam urine 1-3 hari
Efek Samping
Gejala Fisik : - Pupil mata menyempit
- Tekanan darah menurun
- Denyut nadi lambat
- Suhu badan menurun
- Otot menjadi lemah
- Bila sudah mencapai tingkat keracunan otot menjadi kering
Gejala Psikis : - Menimbulkan rasa gembira berlebihan
- Merasa relax
- Mengantuk, tertidur dalam mimpi yang indah
- Menimbulkan gangguan konsentrasi pikiran atau sulit berpikir
- Apatis
- Kesadaran menjadi kabur.
Gejala Putus Zat : - Rasa tidak nyaman pada perut
- Keram otot
- Nyeri tulang
- Gejala seperti flu
GANJA
Dikenal dengan nama : Mariyuana, Gelek, Cimeng, Budha Stik, Marijane
Karakteristik : - Menimbulkan ketergantugan psikis
- Bentuk daun kering, carran lengket, minyak
- 3 mem sediakan cannabis yang didapat : bhang, ganja, charas
- cara : dirokok, dimakan
Efek Samping
Gejala Fisik : - Jantung berdebar
- Bola mata warna kemerahan
- Nafsu makan bertambah
- Bronchitis
- Kerusakan sel otak, menurunnya daya kerja otak
- Menekan produksi leukosit (Kanker)
- menurunkan kadar hormon kelamin baik laki-laki maupun perempuan
Gejala Psikis : - Perasaan tertekan (apatis)
- Menurunnya kemampuan bergaul
- Halusinasi (memacu terjadinya gangguan jiwa psikosis/schizofrenia)
- Agresif (Meningkatkan gairah sex)
- Menurunnya daya ingat
- Merasa penampilan keren walaupun kenyataannya sebaliknya
- Banyak bicara
- Gangguan orientasi dan ruang
Tidak gejala putus zat
Jarang ditemukan
Jenis Psikotropika
Obat Penenang / Barbiturat
Obat tidur, Pil Koplo, Nipam, Lexotan, dan lainnya
Karakteristik : - Bentuknya berupa tablet warna-warni
- Cara penggnaann ditelan secara langsung
Efek Samping
Gejala Fisik : - Nafas pendek, denyut nadi cepat
- Tekanan darah menurun
- Berkeringat, baal
- Gerakan lambat
- Bicara pelo
- Daya ingat terganggu
Gejala Psikis : - Perhatian kurang
- Tertawa terkekeh
- Emosi labil
- Bermusuhan
- Mudah tersinggung
- Muram, curiga
- Cenderung bunuh diri, suicide
ECTASY
Dikenal dengan nama : inex, xtc, huge drug, yupple, essence, elariry, butterfly dan blackheart
Karakteristik : - Bentuk berupa tablet warna-warni
- Cara penggunaan ditelan
Efek Samping
Gejala Fisik : - Peningkatan detak jantung
- Tekanan darah meningkat
- Dehidrasi akibatnya timbul kematian
Gejala Psikis : - Cemas
- Depresi
METHAMPITAMIN
Dikenal dengan nama : sabu atau ubas
Karakteristik : - Bentuk serbuk kristal
- Cara penggunaan dihisap dengan bantuan alat (di-bong)
Efek Samping
Gejala Fisik : - Sakit kepala
- Pernafasan cepat (susah nafas)
- Tekanan darah naik
- Denyut jantung berdebar
- Kesadaran kabur
- Kejang-kejang
- Kematian karena overdosis
Gejala Psikis : - Euphoria
- Percaya diri meningkat
- Tidak cepat merasa lelah
- Meningkatkan daya konsentrasi pikiran
- Banyak bicara
- Psikosis
Gejala Putus Zat : - Murung, lesu, nyeri seluruh tubuh, kejang otot
- Apatis, iritable, bingung
- Nyeri hebat
- Usaha bunuh diri ( puncaknya 48-72 jam setelah pemakaian terakhir)
ZAT ADIKTIF LAINNYA
ALKOHOL
Efek : - Memperlambat kerja sistem syaraf pusat
- Memperlambat reflex motorik
- Menekan pernafasan
- Menimbulkan perilaku kekerasan
Gejala Putus Zat : - Kurang nafsu makan
- Sensitif, tidak dapat tidur
- Kejang otot
- Halusinasi
- Kematian
ZAT YANG MUDAH MENGUAP (LEM, THINER, BENSIN, SPIRITUS)
Efek : - Memperlambat kerja otak dan ssp (susunan syaraf pusat)
- Penurunan kesadaran
- Organ terganggu, otak, lever, ginjal, paru-paru
- Kematian (ganguuan pernafasan pada paru-paru dan jantung)
- gangguan orientasi dan depresi
ZAT YANG MENIMBULKAN HALUSINASI (JAMUR, KOTORAN KERBAU,SAPI, KECUBUNG)
Efek : - Bekerja pada ssp (susunan syaraf pusat)
- Gangguan prientasi dan depresi
- Halusinasi (timbul kecelakaan)
PENYALAHGUNAAN NARKOBA
Ciri-ciri Penyalahgunaan NARKOBA pada Remaja
1. Perubahan Fisik dan Lingkungan Sehari-hari
- Jalan sempoyongan, bicara pelo, tampak terkantuk-kantuk
- Kamar selalu terkunci
- Ditemukan obat-obatan, kertas timah, jarum suntik di kamar.
- Terdapat tanda-tanda bekas suntikan/sayatan
- Sering kehilanganuang/barang di rumah
2. Perubahan Psikologis
- Malas belajar
- Mudah tersinggung
- Sulit konsentrasi
3. Perubahan Perilaku Sosial
- Menghindari kontak mata langsung
- Bohonh atau manipulasi keadaan
- Kurang disiplin
- Bengong Lingung
- Suka bolos
- Mengabaikan kegiatan ibadah
- Menarik diri dari aktivitas keluarga
- Sering menyendiri di ruang tertutup
Gejala Dini Penyalahgunaan NARKOBA
- Susah diajak bicara
- Mulai sulit untuk diajak kegiatan keluarga
- Mulai pulang terlambat tanpa alasan
- Mudah tersinggung
- Mulai berani bolos
Remaja Beresiko Tinggi Penyalahgunaan NARKOBA
- Tidak berada dalam pengawasan orang tua
- Tidak bisa berkomunikasi dengan orang tua
- Pengendalian diri rendah
- Tidak mau ngikuti aturan/norma/tata tertib
- Suka mencari sensasi
- Bergaul dengan penyalahgunaan NARKOBA
- Merasa dikucilkan dan sulit menyesuaikan diri
- Memiliki anggota keluargan penyalahguaan NARKOBA
- Rendah penghayatan spiritual
Mengapa Remaja Mudah Menyalahgunakan Narkoba
- Mudah dipengaruhi kawan
- Jiwa labil
- Ikut-ikutan teman
- Mencari jati diri
- Rasa ingin tahu yang tinngi
- Suka mencoba hal-hal yang baru
- Solidaritasi kelompok
- Sulit menolak tekanan anggota
- Ingin tampil menonjol
- Sering mencari perhatian dengan harapan tampil beda
- Menghilangkan rasa bosan dan stress
- Menganggap narkoba dapat menyelesaikan masalah
- Keinginan memberontak
- Reaksi pemberontakan terhadap kekuasaan orang tua
Faktor Penyebab Penyalahgunaan NARKOBA
Faktor Individu : Coba-coba, ingin diterima, ikut tren kenikmatan sesaat, cari perhatian tokoh idola.
Faktor Lingkungan : hubungan tidak harmonis dengan orang tua,lingkungan rawan narkoba, tekanan kelompok.
Faktor Zat : Menimbulkan fisik, Psikis, Mudah didapat
Promotif-Preventif Edukatif
Pelaksanaan Upaya Promotif-Preventif Edukatif Dijalankan Melalui Jalur :
1. Keluarga
Orang tua diharapkan berperan dalam program preventif
2. Sarana Pendidikan
Sasaran anak didik melalui kegiatan intrakulikuler atau ekstrakulikuler
3. Melalui Lembaga Keagamaan
Membimbing masyarakat agar tehindar dari PGZ
4. Melalui Organisasi Masyarakat (LSM)
Sasaran remaja, Pemuda Masyarakat.
5. Melalui Organisasi Wilayah Pemukiman
Sasaran Remaja Pemuda
6. Melalui Unit Kerja
Sasaran Karyawan
7. Melalui Media Masa
Sasaran Masyarakat Luas

|